Monday, March 16, 2020

Pulau Dewata Pesona Indonesia


     Bali dikenal dengan nama Pulau Dewata. Bali merupakan Pesona Indonesia yang memiliki keragaman daya tarik seperti budaya, Kesenian, adat istiadat dan lain sebagainya bahkan Bali sering dijadikan obyek para wisatawan mancanegara untuk berlibur.

     Bali kurang lebih memiliki luas 5,780,06 Km. Ibukota Bali yaitu Denpasar lalu mayoritas agama di Bali adalah Hindu. Bali memiliki kekayaan alam seperti Gunung Agung, gunung ini merupakan gunung berapi yang berstatus masih aktif dan pernah meletus pada bulan maret 1963. Tidak hanya gunung Agung tetapi kekayaan alam yang lainnya adalah pantai seperti Melasti, Kuta, Pandawa, Jimbaran, Nusa Dua dan lain sebagainya.

     Di Bali juga memiliki obyek wisata Heritage atau warisan budaya yang sampai saat ini masih diabadikan di beberapa obyek wisata. Bali memiliki potensi wisata yang terbaik dan layak untuk dikunjungi.

     Berikut penulis rangkum obyek wisata Bali yang sering dikunjungi oleh wisatawan berdasarkan pengalaman penulis dan ini juga bisa menjadi referensi kalian yang ingin berkunjung ke Bali :

1. The Keranjang

     Dari namanya saja "The Keranjang" berarti sudah bisa dipastikan bangunan ini adalah pusat pembelanjaan, yap benar sekali, The Keranjang salah satu dari sekian banyak tempat yang menjual berbagai macam oleh - oleh khas Bali seperti Pie Susu, Kacang - Kacangan, Pia, Kopi khas Bali dan masih banyak lagi. Disini juga terdapat berbagai macam fashion seperti kain khas Bali, Kaos, baju Bali dan berbagai macam Souvenir. Kisaran harga disini untuk snack kurang lebih 20 Ribu hingga 50 ribu lalu untuk fashion nya ada yang harganya ratusan ribu hingga jutaan, jika masih penasaran dengan harga berkunjunglah ke Bali dan mampir ke The Keranjang dulu guys (No Promotion) :D.

     Tidak hanya belanja - belanja loh yang akan dibahas di The Keranjang tetapi banyak sekali statue dan photobooth terbaik disini. Langsung check photobooth nya guys.



     Sebenarnya masih banyak lagi sih Photobooth disini, daripada penasaran cus lah langsung kesini aja xixixixi...
Btw, apa kalian tahu pemilik The Keranjang ? beliau adalah salah satu penyanyi sekaligus creator lagu, Yap kalau sudah tau bagus kalau belum biar penulis kasih tau, dia adalah Melly Goeslaw yang berkerja sama dengan suaminya Anto Hoed.
Baik, lanjut ke Obyek wisata berikutnya.

2. GWK (Garuda Wisnu Kencana)

     Jika ke Bali tidak lengkap kalau tidak berkunjung ke GWK (Garuda Wisnu Kencana), Icon dari pulau Dewata ini sudah menjadi daya tarik tersendiri dengan patung besar Dewa Wisnu yang sedang mengendarai Garuda. Patung ini merupakan patung terbesar kedua didunia loh yang diciptakan oleh Bapak I Nyoman Nuarta yang profesinya sebagai pematung di Bali. Beliau lulusan dari Insitut Teknologi Bandung. Wow Indonesia harus berbangga ria memiliki seniman terbaik yang dapat menciptakan karya besar seperti patung GWK ini. Patung ini memiliki tinggi 121 Meter serta berat sekitar 3.000 ton dan seluruh Garuda Wisnu Culture Park memiliki Luas 60 Hektar. Patung ini dibangun kurang lebih selama 28 tahun. Tetapi dalam pembangungannya tidak selalu berjalan mulus, ada halangan yang membuat pembangunan patung GWK ini menjadi tertunda, salah satu penyebabnya karena permasalahan nilai spiritual Bali yang seharusnya
Dewa Wisnu meghadap ke arah utara tetapi justru menghadap ke arah selatan yang merupakan arah dari Dewa Brahma. Tetapi pada akhirnya patung ini diresmikan pada tanggal 22 September 2018. Itu adalah sejarah singkat pembangunan patung raksasa ini. 

Patung Garuda

     Tidak hanya patungnya yang di lirik oleh  para wisatawan tetapi banyak aktivitas dan pertunjukan yang bisa kalian saksikan disini seperti Tari Kecak, Tari Barong, Tari Legong dan lain sebagainya.

Tari Garuda Bali Ballet

GWK buka mulai pukul 08.00 hingga 21.00 Wita.
harga tiket masuk Garuda Wisnu Kencana 
For Adult : Rp. 110.000
For Child / Elderly : Rp. 85.000

3. Rafting at the Ayung River, Ubud


     Rafting sama halnya seperti arung jeram, pasti kalian pernah dong main didufan dalam wahana arung jeram, basah basahan dengan perahu karet seperti sekoci gitu.. yap, di Sungai Ayung kalian akan menelusurinya dengan menggunakan perahu karet, untuk mengendarainya kalian harus terdiri dari 6 orang termasuk guide, 2 di depan (kanan dan kiri), 1 di tengah, dan 2 di belakang (kanan dan kiri), formasi ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan perahu agar tidak  berat sebelah, guidenya duduk diposisi belakang. Kalian akan disediakan dayung untuk mengendarai perahu tersebut dan pelampung serta helm untuk keselamatan kalian.

     Sebelum mulai rafting kalian diberi arahan bagaimana cara mengendarainya terlebih dahulu. Disini harus kompak, jika tidak maka arah tidak akan beraturan. Banyak ukiran - ukiran di dinding Sungai Ayung yang bagus dan menarik untuk dijadikan koleksi foto kalian loh.

Ukiran Buaya Sungai Ayung 
Source: arahjalan.com

     Banyak rintangan dan tantangan yang harus kalian lewati loh, dari arus hingga tangkai pohon yang bergelantungan, berani mencobanya? Let's make a challenge...

     Dari start hingga finish memakan waktu sekitar 2 jam dalam jarak tempuh kurang lebih 13 km.
Tunggu apa lagi guys, yang senang dengan wahana air dan basah - basahan mungkin rafting ini adalah pilihan yang tepat. Silahkan search di internet karena banyak agen yang menjual paket wisata rafting di Bali.. 

4. Pantai Pandawa dan Melasti


     Masih dalam wisata air nih guys, tetapi kali ini membahas pantai di Pulau Dewata yaitu Pantai Pandawa dan Pantai Melasti. Nama Pantai Pandawa diambil dari kisah Mahabarata, yang dalam ceritanya para Pandawa di kurung di dalam Goa Gala - Gala oleh Kurawa. Lalu para Pandawa mencoba untuk melarikan diri dari kurungan dan mereka bertemu dengan seekor tikus tanah, tikus itu membantu mereka mencari jalan keluar dengan membuatkan terowongan hingga tembus ke hutan belantara, di hutan tersebut para pandawa menemukan sebuah kerajaan yang dinamakan Amarta dan dipimpin oleh Raja Yudhistira. Lalu mereka menjadi rakyat kerajaan Amarta dan dengan berdirinya kerajaan ini akhirnya rakyatnya sejahtera termasuk mereka.

     Tikus ini di analogikan dengan tindakan Nyoman Kesit seorang wisatawan yang memiliki ide membuka akses dan menghubungkan pantai Pandawa dan Melasti dengan meminta bantuan kepada warga sekitar, lalu warga sekitar menyampaikan ide tersebut kepada kepala desa setempat dan kepala desa melapor kepada pemerintah pusat untuk membuka akses menuju Pantai Melasti dikarenakan Pantai Melasti terletak di bawah bukit sehingga sulit bagi wisatawan menuju kesana.

     Apalagi pantai Melasti merupakan surganya wisatawan yang hobi berselancar karena ombak di pantai Melasti cocok dijadikan tempat berselancar, Setelah diamati oleh pemerintah pusat bahwa Pantai Melasti memiliki keindahan dan potensi alam yang bagus, pemerintah pusat memerintahkan kontraktor untuk membelah tebing untuk akses wisatawan. Sehingga mereka dapat berjalan dari Pantai Pandawa dan Pantai Melasti secara mudah.

      Dipantai ini kalian tidak hanya bisa berenang melainkan ada bermacam wahana air salah satunya perahu dan bagi yang ingin memanfaatkan ombak pantai ini kalian bisa berselancar disini.

Perahu Kano
Tarif : Rp. 20.000 - Rp. 50.000

Selancar Air
Tarif : Mulai Rp. 50.000
Source : blog.tiket.com

Paralayang
Tarif : Mulai dari Rp. 450.000
Source : Blog.Tiket.com

     Jika kalian tidak ingin bermain wahana air disini kalian juga dapat menikmati pemandangan alam dan berphoto dengan background lautan yang indah.

Pantai Melasti

  Pantai Pandawa


5. Uluwatu
 
   Sumber : Galeriwisata.wordpress.com

     Uu aa (suara kera berkeliaran), nah sekarang saatnya membahas masalah kera liar yang menjaga pura agung ini yaitu Pura Uluwatu. Kalian harus coba kunjungi obyek wisata ini di Bali. Sebelum masuk ke pura ini kalian harus mengenakan kain yang di ikat dipinggang kalian sebagai bentuk kehormatan makhluk penunggu pura tersebut. Jika menggunakan celana panjang hanya di ikat tetapi jika menggunakan celana pendek dipakaikan seperti sarung. Aktivitas yang di pertunjukan disini yaitu Tari Kecak. Jadwal tari kecak dimulai pukul 18.00 setelah matahari terbenam. disarankan, jika ingin menonton Tari Kecak kalian harus datang 2 jam sebelumnya, karena antrian akan ramai sekali, kurang lebih perhari nya mencapai 1000 wisatawan. Sambil menunggu kalian bisa berphoto di area Uluwatu dan berjalan menuju puncak Pura Uluwatu.

 
Puncak Uluwatu

     Tetapi kalian harus waspada dengan kera yang ada disekitar ya karena mereka akan mengambil barang anda layaknya ninja yang menyamar. Tanpa disadari barang anda sudah ditangan kera kera liar itu xixixixi. 
Jaga barang bawaan anda karena pencuri disini berwujud seekor kera.
Pada saat pertunjukan Tari Kecak, kalian juga dapat melihat indahnya Sunset di tengah laut.

Sunset

Tarif tiket masuk ke Uluwatu
For Adult : Rp. 30.000
For Child : Rp. 20.000
For Kecak Dance : Rp. 100.000

Penutup

     Nah pada sesi ini penulis sudah membahas 5 destinasi wisata Pulau Dewata yang memiliki potensi pada keindahan alam serta warisan budaya nya yang harus dijaga. Sebenarnya masih banyak yang akan dibahas, tetapi tenang, dilain waktu penulis akan ceritakan seluruh cerita dari dance Bali, obyek wisata kuliner dan obyek wisata lainnya di Bali yang akan di lanjut pada sesi berikutnya ya guys.. see you jangan lupa di subscribe ya dan di share bagi teman - teman yang membutuhkan referensi untuk berwisata.
Matur Suksma.. 😊😊

No comments:

Post a Comment

Ayo berkomentarlah positive yang dapat membangun juga menginspirasi penulis agar rajin menciptakan artikel tentang wisata Indonesia. jadilah masyarakat yang bijak dalam bersosialisasi dan ayo kita promosikan Destinasi Wisata Indonesia kepada seluruh masyarakat dunia.

Mengenal Situs Warisan Dunia Candi Prambanan

     Hai Teman - Teman, Selamat datang kembali di Tyozima Travel, kali ini penulis tetap akan memberikan informasi seputar par...