Monday, April 27, 2020

Mengenal Situs Warisan Dunia Candi Prambanan


     Hai Teman - Teman, Selamat datang kembali di Tyozima Travel, kali ini penulis tetap akan memberikan informasi seputar pariwisata yang tentunya cukup menarik untuk dipahami yaitu "Situs Warisan Dunia Candi Prambanan". Apa kalian sudah baca cerita dibalik asal usul Candi Prambanan atau cerita dongeng dari Roro Jongrang dan Bandung Bondowoso?  Kalian bisa baca ceritanya di artikel saya sebelumnya Wisata Kota Perjuangan, di artikel ini penulis ingin cerita lebih dalam tentang Candi Prambanan nih guys. Karena candi Prambanan masuk kedalam salah satu situs warisan budaya dunia. Sebelum kita masuk ketopik utama ada baiknya penulis jelaskan apa itu Situs Warisan Dunia dan mengapa Candi Prambanan ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia.

     Pada tanggal 18 April kemarin merupakan hari Warisan Dunia, ternyata siapa sangka pariwisata Indonesia sudah masuk ke kelas Internasional salah satunya Candi Prambanan yang telah ditetapkan oleh UNESCO untuk menjadi salah satu warisan yang sangat melegenda hingga diakui oleh didunia. 

     Situs Warisan Dunia merupakan sebuah program bagi wisata dunia budaya yang dinominasikan dalam kelas Internasional, program ini diatur dan dikelola oleh UNESCO World Heritage Comitte. UNESCO kepanjangan dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organizations atau sebuah organisasi yang mengelola Pendidikan, Keilmuan, dan kebudayaan termasuk warisan budaya dunia.

     Lalu mengapa Candi Prambanan dipilih menjadi Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO?? Candi Prambanan ditetapkan oleh UNESCO no C. 642 sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1991 dengan nama Prambanan Temple Compounds. Candi ini telah menjadi tempat tujuan wisata oleh wisatawan dunia karena memiliki estetika yang luar biasa, dalam persyaratan agar terpilihnya menjadi Situs Warisan Dunia oleh UNESCO tentu harus memiliki minimal 1 dari 10 kriteria yang telah diatur oleh UNESCO dan harus memiliki nilai universal. Candi Prambanan memenuhi dua dari sepuluh kriteria yang dimaksud yaitu pertama, Candi ini mewakili karya Jenius Kreatif Manusia dan kedua, menjadi contoh yang luar biasa dari unsur jenis bangunan, arsitekturenya, teknologi ensemble atau landscape yang menjadi tahapan penting dalam sejarah manusia. Karena memenuhi kriteria tersebut maka Candi Prambanan layak dan pantas ditetapkan sebagai Situs Warisan Budaya Dunia, situs warisan dunia yang ditetapkan meliputi 5 candi antara lain Candi Prambanan, Sewu, Asu (Ghana), Bubrah dan Lumbung dengan total area keseluruhan zona 1 dan 2 seluas 77 Hektar.

     Berikut Sertifikat Resmi Candi Prambanan dari UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia

Sertifikat Situs Warisan Dunia Prambanan
     
     Candi Prambanan memiliki banyak situs dan merupakan Candi Hindu terbesar di Indonesia, banyaknya situs di Candi Prambanan ini membuat kawasan candi ini juga ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional melalui KEMENDIKBUD RI No. 278/M/2014. 

     Nah Guys, tadi telah dijelaskan mengapa Candi Prambanan ditetapkan sebagai warisan dunia, selanjutnya penulis akan memperkenalkan candi - candi yang terletak di wilayah Candi Prambanan.

1. Halaman Candi Prambanan

     Struktur candi di Prambanan memiliki 3 bagian yang diurutkan secara vertikal, antara lain :
- Bhurloka (Kaki Candi)
- Bhuwarloka (Tubuh Candi)
- Swarloka (Atap Candi)

Struktur Candi

     Candi di Prambanan memiliki 3 halaman dengan pola konsentrik yang masing - masing dikelilingi oleh pagar sebagai pembatasnya. 

     Pada halaman pertama yang merupakan halaman pusat atau halaman yang paling sakral serta terletak diposisi paling tinggi memiliki 16 Candi antara lain 3 candi utama yaitu Siwa, Brahma dan Wisnu, 3 Candi Wahana yaitu Angsa, Nandi dan Garuda, 2 Candi Apit, 4 Candi Kelir dan 4 Candi Pathok.

     Pada halaman kedua memiliki candi yang mengelilingi halaman utama berjumlah 224 buah dan diberi nama Candi Perwara.

     Pada halaman ketiga yang merupakan halaman paling luar, namun tidak terdapat candi dihalaman ini.

2. Tiga Candi Utama

     Sebelumnya dijelaskan halaman atau area di Candi Prambanan dan di Halaman pertama yang merupakan area paling sakral terdapat 3 Candi besar sekaligus merupakan 3 Candi Utama yaitu Candi Siwa, Candi Brahmana dan Candi Wisnu. Berikut penulis akan jelaskan satu persatu candi utama tersebut.

Candi Utama yang pertama adalah Candi Siwa

Candi Siwa

     Didalam Candi ini memiliki 4 kamar yang berisi keluarga Dewa Siwa, kamar utama berada disisi timur dan yang paling besar. Didalamnya terdapat arca Dewa Siwa yang berdiri diatas Yoni setinggi 3 meter.

Arca Dewa Siwa

     Kamar Barat terdapat arca Ganesha, kamar Selatan terdapat arca Argasatya, dan dikamar Utara terdapat arca Durgamahisasuramardhini serta terdapat juga arca Mahakala dan Nandiswara di sisi sebelah kiri dan kanan pintu masuk sebagai arca penjaga.
Arca Keluarga Siwa

     Dipagar langkan sisi dalam candi ini terdapat pahatan relief yang menceritakan kisah ramayana.
Relief awal kisah Ramayana

     Di relief tersebut tergambar adegan Dewa Wisnu yang sedang duduk diatas naga Ananta di Nirwana dan didampingi garuda yang sebagai tunggangannya, lalu dihadapan Dewa Wisnu terdapat para Dewa yang sedang memohon agar Dewa Wisnu turun kedunia untuk menyelamatkan dunia sebab didunia telah terjadi kehancuran dikarenakan Rahwana dan prajuritnya atau Dasamuka membuat kerusakan, dan pada akhirnya Dewa Wisnu turun ke dunia dengan berubah atau berinkarnasi menjadi Rama. Adegan di candi Siwa diakhiri dengan pembangunan jembatan yang dilakukan oleh pasukan tentara kera yang bertujuan untuk menghubungkan kerajaan Ayodya dengan Alengka, sebagai jalan rama dan pasukan tentara kera menyerang Dasamuka.

Relief akhir kisah Ramayana

Lalu Candi yang kedua adalah Candi Brahmana.

Candi Brahma

     Candi ini hanya memiliki 1 kamar dengan arca Dewa Brahma didalamnya, didinding penutup sisi dalam terdapat pahatan relief yang merupakan lanjutan kisah dari Ramayana. Adegan dimulai dari konsolidasi Rama dalam merencanakan strategi dalam menyerang Dasamurka. Adegan diakhiri dengan perjamuan di negara Ayodya untuk merayakan penobatan anaknya Rama yang bernama Lawa dan Kusa sebagai raja.

Arca Dewa Brahma dan relief Ramayana

Dan yang ketiga adalah Candi Wisnu.

Candi Wisnu

     Candi ini memiliki 1 kamar yang didalamnya terdapat arca Dewa Wisnu, dan dinding penutupnya terdapat relief Kresnayana. Kisah di relief ini berbeda dan tidak sama sekali melanjutkan cerita Ramayana tetapi menceritakan kisah Kreshnayana. Adegan diawali Raja Suniti yang berasal dari Kerajaan Cendi dijodohkan dengan Rukmini. Namun perjodohan tersebut tidak sesuai dengan hati yang diinginkan oleh Rukmini karena ia telah menjalin percintaan dengan seorang pemuda yang cerdas, gagah dan sakti yaitu Kreshna.

     Menjelang pesta pernikahannya dewi Rukmini dengan Raja Suniti, Kreshna mengendap - endap masuk kekerajaan Cendi untuk membawa kabur Rukmini ke negerinya, tentu hal tersebut membuat Raja Suniti dan Raja Bismaka marah besar. Mereka saat itu juga mengerahkan pasukan dengan dipimpin oleh Rukma yang merupakan saudara laki - laki nya Rukmini untuk mengejar Kreshna dan Rukmini.

     Dengan ketangguhan Kreshna, ia mampu menghabisi seluruh pasukan kerajaan Cendi dan menyisakan Rukma, lalu Rukmini memohon agar kreshna tidak membunuhnya.

     Di Adegan terakhir, Kreshna dan Dewi Rukmini hidup bahagia di negeri Dwarawati sebagai pasangan raja dan permaisuri.

Relief Khresnayana Candi Wisnu

     Nah, tadi telah dijelaskan ketiga Candi Utama yang terletak di Halaman pertama Candi Prambanan ini guys. Berikutnya akan dijelaskan oleh penulis mengenai riwayat Candi Prambanan. 
     
3. Riwayat Candi Prambanan

     Candi ini merupakan sebuah komoditas budaya yang berasal dari masalalu dan memiliki keterkaitan dalam kehidupan masa kini. Dikarenakan hilangnya berbagai informasi dari masalalu yang mengakibatkan ketidakseimbangan budaya sehingga candi hanya dianggap sebagai sebuah monumen saja. Jika ditemukan prasasti yang berhubungan dengan candi maka prasasti tersebut menjadi sangat berarti karena merupakan sumber informasi utama terkait candi yang paling sahih.

     Namun sangat disayangkan prasasti tersebut tidak menginformasikan secara keseluruhan aspek dari candi yang terbangun, prasasti biasanya hanya menceritakan tentang upacara peresmian candi itu sendiri. Karena kurangnya sumber informasi yang berkaitan dengan sangkut pautnya candi tersebut maka akan sulit memahami informasi mengenai candi - candi yang telah terbangun.
Hingga sampai saat ini, Candi Prambanan memiliki sumber informasi yang berupa prasasti bernama Prasasti Siwargha.

Prasatis Shiwagrha
Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Siwagrha

     Berdasarkan Informasi dari prasasti tersebut, candi ini diresmikan pada tahun Saka 877 bulan Margashira tanggal 11 pada hari kamis wage bertepatan dengan tanggal 12 November 857 M. Raja yang memerintah saat itu Rakai Kayuwangi jadi kemungkinan besar pembangunan candi ini dimulai dari ayahnya, yaitu Rakai Pikatan. Saat itu, Candi Prambanan disebut sebagai Siwagrha atau Siwalaya, yang berarti rumah untuk Dewa Siwa maka tidak heran jika di kompleksan Candi Siwa merupakan candi yang terbesar dan tertinggi yang mengisyaratkan bahwa Siwa adalah Dewa tertinggi yang dipuja. Candi Siwa memiliki tinggi 46.7 m sedangkan Candi Brahmana dan Wisnu 33 m.

PENUTUP

     Nah Guys, setelah dijelaskan oleh penulis mengenai situs warisan dunia yang sangat menarik tentu kita sebagai masyarakat Indonesia harus selalu mendukung kemajuan pariwisata agar pariwisata Indonesia tetap selalu dikenal oleh dunia..

     Sebenarnya masih banyak lagi yang harus di jelaskan mengenai candi Prambanan tersebut.. jika ada waktu akan penulis lanjutkan ya guys bagian kedua nya..
See you..

No comments:

Post a Comment

Ayo berkomentarlah positive yang dapat membangun juga menginspirasi penulis agar rajin menciptakan artikel tentang wisata Indonesia. jadilah masyarakat yang bijak dalam bersosialisasi dan ayo kita promosikan Destinasi Wisata Indonesia kepada seluruh masyarakat dunia.

Mengenal Situs Warisan Dunia Candi Prambanan

     Hai Teman - Teman, Selamat datang kembali di Tyozima Travel, kali ini penulis tetap akan memberikan informasi seputar par...