Showing posts with label Budaya. Show all posts
Showing posts with label Budaya. Show all posts

Tuesday, April 14, 2020

3 Cerita Dibalik Tarian Sakral di Pulau Seribu Pura


     Om Swastiastu teman - teman, yes selamat datang kembali di Tyozima Travel tempat untuk berbagi informasi yang berkaitan dengan pariwisata, sebagaimana yang kita tahu ya guys, Indonesia dikenal dengan bermacam - macam suku dan budaya.. salah satu yang kita jadikan contoh yaitu Pulau Seribu Pura, nah Pulau ini sama dengan Pulau Dewata atau lebih tepatnya julukan untuk Provinsi Bali guys..pada artikel pertama saya pernah berjanji akan menjelaskan dan menceritakan secara spesifik mengenai tarian Bali. Bisa dilihat di sini guys Pulau Dewata Pesona Indonesia .             
     Okay langsung saja ke topik nya ya ..
Btw, kalian tahu ga sih kenapa pulau Bali ini dinamakan Pulau Seribu Pura, ya pasti kalian udah pada tahu lah ya alasannya, mayoritas agama di Bali yaitu beragama Hindu, jadi mereka menggunakan pura sebagai tempat ibadah mereka. Hal ini yang menggambarkan bahwa Bali merupakan Pulau dengan Seribu Pura. Terlebih lagi Pura - Pura disini juga banyak dijadikan tempat wisata yang sangat diminati oleh wisatawan dan biasa menjadi daya tarik tersendiri. Pura yang sering dikunjungi oleh wisatawan antara lain, Pura Besakih, Pura Tanah Lot, Pura Bedugul, Pura Uluwatu dan masih banyak lagi. Nah itulah mengapa pulau ini dijuluki Pulau Seribu Pura Guys...
    
    So langsung saja ya guys penulis memperkenalkan budaya Tari Bali yang memiliki banyak unsur cerita dewa atau berkaitan dengan hal yang Magis nih guys.. Check it out ..

1. Tari Balet Garuda Wisnu


       Tadaaaa, sebelumnya penulis janji ingin membahas cerita sendratari ini ya guys, kalian dapat menonton pertunjukan ini di destinasi wisata Garuda Wisnu Kencana sekalian kalian bisa mengetahui sejarahnya Garuda Wisnu melalui Sendratari Garuda Wisnu Ballet ini loh guys.. langsung aja yuk guys penulis ceritakan.. Stay Tune...
      
     Suatu hari tinggalah Resi Kasyapa yang memiliki dua istri bernama Kadru dan Winata. Mereka memiliki sifat yang saling berlawanan, Kadru memiliki sifat iri sedangkan Winata memiliki sifat baik hati. Kadru selalu tidak menyukai Winata dan selalu memiliki rencana jahat agar Winata tidak berada didalam keluarga Resi Kasyapa lagi, setelah itu mereka berdua dikaruniai anak. Kadru memiliki anak naga dan Winata memiliki anak seekor Garuda. 
     
    Lalu di saat itu, para dewa mencari - cari tirtha di seluruh samudera. Tirtha merupakan air yang jika diminum akan memberikan keabadian. Disamping kejadian tersebut, datanglah kuda terbang yang bernama Ucaihswara, lalu Kadru menantang Winata untuk menebak warna dari kuda terbang itu yang belum terlihat oleh mata mereka, siapapun yang salah akan menjadi budak seumur hidupnya. Kadru menebak berwarna hitam dan Winata menebak warna putih, lalu Kadru diberi tahu warna dari kuda itu oleh anaknya naga, Kadru langsung berbuat licik dan memiliki rencana agar kuda itu ketika sampai dibawah berwarna hitam
, ia menyuruh anaknya para Naga menyembur racun agar terlihat hitam, ternyata benar yang awalnya kuda itu berwarna putih jadi tampak berwarna hitam, karena Winata kalah ia harus bersedia menjadi budak Kadru seumur hidupnya. Tetapi pada akhirnya semua rencana licik Kadru diketahui oleh Garuda dan Garuda langsung menyerang para Naga lalu bertarung dengan mereka untuk membebaskan ibu nya didalam jeratan Kadru. Si naga - naga itu membuat kesepakatan oleh Garuda, jikalau Garuda mendapatkan Tirtha Amartha dan memberikannya maka ibunya akan dibebaskan. Lalu Garuda menyetujuinya dan langsung menjelajahi samudera untuk menemukan Tirtha Amartha itu. 

     Suatu ketika Garuda bertemu dengan Dewa Wisnu yang sedang memegang Tirtha Amartha yang dicarinya, Garuda meminta Tirtha Amartha itu kepada Dewa Wisnu, Akhirnya Dewa Wisnu membuat sebuah perjanjian kepada Garuda jika Ia memberikan Tirtha itu Garuda harus bersedia menjadi tunggangannya, Garuda menyetujui nya dan langsung memberikannya, Garuda membawa Tirtha Amartha itu dengan ditempatkan ke dalam kemendalu dan tali ilalang ke naga untuk membebaskan ibunya.. naga - naga itu belum sempat meminum Tirtha itu karena diminum terlebih dahulu oleh Dewa Indra yang kebetulan lewat hingga tetesan tirtha itu terjatuh ke tali yang berbentuk ilalang yang lebih tajam dari sebilah pisau, para naga menjilat tetesan tirtha amartha itu yang terjatuh di ilalang hingga lidah Naga itu terbelah menjadi 2, Winata berhasil diselamatkan oleh Garuda dan sesuai janjinya Garuda harus menjadi tunggangan Dewa Wisnu. Nah itu mengapa dinamakan Garuda Wisnu.. The End..

Garuda Wisnu Kencana

     Nah guys, tadi sudah diceritakan cerita dari Garuda Wisnu kan.. hehe
     Hanya dengan membayar tiket masuk ke GWK, kalian sudah dapat melihat berbagai budaya dan cerita dari Garuda Wisnu. Untuk jadwalnya biasanya terdapat di brosur yang terletak diarea kasir, dulu penulis menontonnya pukul 13.00 WITA . Tetapi sekarang tidak tahu ya jika ada perubahan.. hehe
Ok Next ya ke tarian kedua

2. Tari Barong


     Kalian juga dapat melihat pertunjukan
Tarian Barong ini di destinasi wisata Garuda Wisnu Kencana loh, tidak hanya di GWK, Tari Barong ini dipertunjukan di destinasi wisata lainnya seperti Baturbulan Ginanyar, tarian ini menceritakan antara pertarungan Kebaikan dan Kebatilan, untuk Kebaikan diperankan oleh Barong, seekor hewan buas berkaki empat yang diperankan oleh 2 pemain, lalu untuk  kebatilan diperankan oleh Rangda beserta anak buahnya .. yuk langsung aja penulis ceritakan sinopsis singkatnya .. stay tune..

Seperti yang penulis jelaskan nih guys, Barong digambarkan seekor hewan buas berkaki empat berjenis singa bertaring panjang dan berambut putih yang lebat. Dalam mitologi Hindu, Sosok barong ini merupakan raja dari roh - roh kebaikan yang mendampingi raja Airlangga, raja Airlangga ialah pewaris tahta raja Dharmdhayana, tujuan utama Barong dan raja Airlangga yaitu untuk membunuh Rangda, Raja dari Kebatilan atau kejahatan.

Barong

     Menurut mitologi Hindu, Rangda digambarkan sesosok wanita dengan rambut pirang panjang dan kusut, bertaring besar, mata terbuka lebar serta memiliki payudara yang panjang. Ia merupakan sosok pemimpin dari kaum Leak dan bertujuan untuk mengalahkan Barong.
     
Rangda

     Barong dan Rangda memiliki kekuatan yang abadi, jadi mereka selalu memiliki pertarungan yang sengit tanpa ada yang kalah ataupun menang. Sendratari ini juga dihibur oleh beberapa pemain pendukung seperti kera yang menjadi sahabatnya Barong, Dewi Kunti, anak Dewi Kunti yang bernama Sahadewa, dan beberapa anak buah Rangda. 

     Awal cerita dimulai dari anak buah Rangda mencari pengikut Dewi Kunti yang dalam melakukan perjalanan menuju maha patihnya. Didalam perjalanan anak buah rangda bertemu dengan mereka (pengikut Dewi Kunti) lalu salah satu anak buah Rangda berubah menjadi makhluk yang sangat menyeramkan seperti Rangda, dengan kekuatan magisnya yang berasal dari setan mampu merasuki ke tubuh pengikut Dewi Kunti sehingga mereka terpengaruh oleh kekuatan itu dan menjadi pemarah Kemudian mereka semua bertemu dengan maha patih lalu bersama - sama pergi menuju ibu para Pandawa Dewi Kunti yang masih dalam pengaruh kekuatan Rangda.

      Dewi Kunti telah terikat janji oleh Rangda untuk menyerahkan puteranya Sahadewa kepada Rangda, walaupun Dewi Kunti tidak tega untuk melakukannya karena ibu mana yang tega mengkorbankan anaknya kepada iblis jahat semacam Rangda. Tetapi pengaruh dari kekuatan Rangda lah yang membuat Dewi Kunti melakukan itu. Kemudian Sahadewa diserahakan Dewi Kunti kepada patihnya beserta pengikutnya yang masih dalam pengaruh Rangda lalu mengikatnya untuk dibawa kehadapan Rangda.
     
     Dalam Situasi yang terdesak seperti ini membuat Sahadewa pasrah dan tidak dapat melakukan apapun apalagi Patih beserta pengikutnya masih dalam keadaan tidak sadar karena masih dalam pengaruh jahat Rangda. Kemudian Dewa Siwa menghampiri Sahadewa untuk memberikan kekuatan kepadanya sehingga ia (Sahadewa) menjadi kuat dan abadi. Hal ini tidak diketahui oleh Rangda.
Pada saat itu Rangda datang dan ingin menyantap tubuh Sahadewa tetapi ia (Rangda) kaget pada saat menyayat pisau ke tubuh Sahadewa yang tidak sedikit pun melukai tubuhnya. Akhirnya Rangda Menyerah dan meminta ampunan kepada Sahadewa agar dapat dimasukan kedalam sorga. Permintaan tersebut dipenuhi oleh Sahadewa.
     
     Salah satu anak buah Rangda yang bernama Kalika menghampiri dan menghadap Sahadewa untuk meminta ampunan dan diselamatkan juga agar ia (Kalika) juga mendapat Sorga. Tetapi permohonan tersebut ditolak oleh Sahadewa hingga memuat Kalika marah. Dengan kekuatannya itu Kalika berunah wujud menjadi seekor babi hutan dan menyerang Sahadewa, tetapi dengan mudah babi itu dikalahkan dengan Sahadewa, belum menyerah Kalika berubah wujud lagi menjadi seekor burung, tetapi tetap saja dikalahkan oleh Sahadewa, lalu pada akhirnya Kalika berubah wujud lagi menjadi Rangda yang merupakan kekuatan terhebat yang dimiliki oleh Kalika. Pada kekuatan ini Sahadewa tidak mampu mengalahkannya sehingga ia (Sahadewa) berubah wujud menjadi Barong. Yang pada akhirnya kekuatan mereka sama kuat dan tidak ada yang kalah ataupun menang. Sehingga pertarungan ini akan menjadi pertarungan abadi antara Kebaikan dan Kebatilan...
The End..

Nah itu adalah cerita dari Sendratari Barong, bagaimana guys? Menarik bukan?? Sendratari ini berlangsung selana 1 jam dan terbagi menjadi 5 babak yang kurang lebih alurnya sama seperti yang penulis ceritakan diatas.. hehe jika ingi  lihat langsung, yuk langsung aja ke GWK, Baturbulan atau ke obyek wisata yang menampilkan tarian ini guys.. oh ya guys tari barong ini juga terbagi jadi beberapa jenis loh, yaitu Barong Ket, Barong Gajah, Barong Asu, Barong Landung, Barong Bangkal, dan Barong Macan. Tetapi yang sering diceritakan dipertunjukan merupakan jenis Tari Barong Ket..

Hehe Next ketarian berikutnya...
     
3. Tari Kecak


     Cak cak cak cak, kerumunan penari dengan suara khasnya dan obor api yang menyala diletakan di tengah mereka, tarian apakah itu? Yap, namanya tari kecak, tarian ini di mainkan oleh kisaran 50 - 150 orang penari termasuk dengan pemeran cerita dari kisah tarian ini. Sebelum saya ceritakan nih guys penulis ingin menginformasikan dimana kalian bisa menonton pertunjukan ini, kalian bisa menonton pertunjukan sendratari kecak di beberapa destinasi Wisata seperti Uluwatu, GWK dan lain sebagainya So langsung saja ke ceritanya guys. Oh ya sebelumnya penulis ingin beritahu ke kalian jika cerita tari kecak ini sesuai dengan cerita tari kecak yang dipentaskan di obyek wisata Uluwatu. Karena penulis hanya menonton sendratari di Uluwatu saja guys, jika di obyek wisata lain mementaskan dengan kisah lainnya berarti beda ya guys . ok lanjutt

     Cerita tari kecak Uluwatu ini diambil dari kisah Ramayana,  yang penulis ceritakan adalah inti nya saja ya jadi ga perlu basa basi dan panjang lebar.

     Awal cerita dari datangnya seorang raja yang bernama Ramadewa, ia adalah raja yang bijaksana, ia memiliki permaisuri bernama Dewisita tetapi pada suatu hari Dewisita diculik oleh Raksasa yang kejam bernama Rahwana. Ramadewa berusaha menyelamatkan permaisurinya dari tangan raksasa kejam itu. Nah disini lah perjalanan panjang dan berbahaya di lalui oleh Ramadewa dengan ditemani adiknya bernama Laksamana.

     Pada saat Rahwana menculik Dewisita, dalam perjalanannya seekor burung Garuda bernama Jatayu menatap tajam Rahwana. Nah burung garuda itu adalah sahabat Ramadewa, ia tahu bahwa wanita yang diculik itu adalah permaisurinya Ramadewa. Lalu Jatayu langsung menyelamatkan Sang permaisuri Dewisita. Tetapi kesaktian Rahwana berhasil mengalahkan Jatayu dan akhirnya Jatayu gagal menyelamatkan Dewisita.

     Nah disini yang seru nya guys, kita kembali ke ceritanya perjalanan Ramadewa yaaa.. Ditengah perjalanannya, Ramadewa dan adiknya laksamana bertemu dengan Hanoman. Hanoman adalah kera yang lincah, gesit dan sakti. Dia adalah panglima perang dari bangsa kera yang juga merupakan keponakannya dari raja kera yang bernama Sugriwa. Ramadewa sangat baik terhadap bangsa kera, karena kebaikannya Raja Ramadewa, Raja Sugriwa berhutang budi terhadap Ramadewa yang pada akhirnya Raja Sugriwa dan keponakannya Hanoman serta bangsa kera menolong Sang Ramadewa untuk menyelamatkan permaisurinya. Sesampainya bangsa kera di istana Raja Rahwana, Hanoman menggunakan kemampuannya untuk menyusup ke dalam istana dan berhasil menemukan Dewisita. Kemudian Hanoman mengeluarkan kesaktiannya dan membakar istana Raja Rahwana.... The End...

     Kalian bisa lihat guys pada salah satu aksi ditari kecak ini yang dimana Hanoman dibakar oleh Raja Rahwana dan prajuritnya. Aksi itu menggambarkan Hanoman yang sedang berada di istana Raja Rahwana dan membakarnya.

Hanoman dibakar

Naah, bagaimana cerita tari kecak nya??? Menarik bukan.. menurut kalian dari ketiga cerita sendratari Bali, cerita apa yang paling menarik guys? 

PENUTUP
Alright guys, berikutnya penulis akan bercerita tentang apa ya?? mungkin penulis akan menjelajah kota Bogor, Bandung, atau ibu kota kita Jakarta tetapi mungkin penulis akan libur dulu hingga pandemi Covid-19 terselesaikan ya guys.. kita doakan agar wabah ini cepat tuntas dan seluruh obyek wisata bisa dibuka lagi lalu penulis bisa lanjut nulis blog deh.. hehe
kalau ga mau ketinggalan blog Tyozimatravel.com disubscribe ya, agar kalian menjadi no 1 yang tahu blog penulis berikutnya.. oh iya janga  lupa cek blog penulis yang sebelumnya juga ya Wisata Kota Perjuangan.
see yaa..
Matur suksma 😊






Mengenal Situs Warisan Dunia Candi Prambanan

     Hai Teman - Teman, Selamat datang kembali di Tyozima Travel, kali ini penulis tetap akan memberikan informasi seputar par...